Jumat, 03 Mei 2013

Ancelotti: Sulit untuk Katakan Tidak kepada Madrid


KOMPAS.com - Carlo Ancelotti mengakui, sulit untuk mengatakan tidak kepada Real Madrid, jika mendapat kesempatan berada di sana. Akan tetapi, pelatih asal Italia ini mengakui bahwa dirinya bahagia bersama Paris Saint-Germain.

Sejumlah laporan selama pekan ini, baik di Spanyol dan Perancis, santer membicarakan tentang kemungkinan Ancelotti pindah dari PSG. Dia dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan Madrid mengenai kemungkinan menjadi pengganti Jose Mourinho.
Sekarang saya ingin menjuarai Ligue 1 dan merayakan gelar itu. Tetapi sulit untuk mengatakan tidak kepada Real Madrid, meskipun saya sangat menikmati Paris.
-- Carlo Ancelotti

Ketika ditanya tentang rumor tersebut, Ancelotti, yang dua kali pernah meraih gelar Liga Champions, tak memberikan jawaban pasti.

"Saya tidak tahu. Dulu, itu adalah sebuah tim di mana saya hampir ke sana dan kemudian saya pergi ke Chelsea," komentar Ancelotti melalui televisi Italia pada pekan ini, seperti dikutip darifootball-espana, Jumat (3/5/2013).

"Masa depan merupakan sesuatu di mana tak ada orang yang tahu. Tetapi saya senang di PSG dan saya mungkin di sini dalam waktu yang lama.

"Sekarang saya ingin menjuarai Ligue 1 dan merayakan gelar itu. Tetapi sulit untuk mengatakan tidak kepada Real Madrid, meskipun saya sangat menikmati Paris..."

Sumber :
Football Espana

Analisis :
Menurut analisis saya Carlo Ancelotti memang pantas jika dia pindah ke Real Madrid karena prestasi nya di klub – klub bola lain sudah sangat banyak, jam terbang nya pun sudah tinggi, pada saat dia di PSG pun dia sudah membuat PSG menjadi juara liga Prancis. Jadi tidak salah kalo kepindahan Ancelotti ke Real Madrid sudah pantas dan menjanjikan.

10 Kampus Terbaik Versi TeSCA 2013


KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia mengumumkan sepuluh perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam aspek teknologi informasi dan komunikasi. Dalam acara yang digelar, Rabu (1/5/2013), kesepuluh perguruan tinggi tersebut menerima Telkom Smart Campus Award (TeSCA) – The ICT’s Smartests Campus 2013.

Universitas Indonesia (UI) berada di peringkat teratas pemeringkatan TeSCA 2013. Diikuti oleh Universitas Gunadarma dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Direktur Enterprise & Wholesale Telkom, Muhammad Awaludin, mengatakan penghargaan ini menjadi bagian untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia melakukan berbagai percepatan peningkatan kualitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam praktek belajar mengajar di kampus.

“Diharapkan perguruan tinggi di Indonesia beroleh potret yang lebih utuh tentang bagaimana sesungguhnya perguruan tinggi mampumeningkatkan daya saing dengan memanfaatkan ICT dan Mengembangkan  perguruan tinggi  dengan standar kualitas setara World Class University, “katanya seperti tertulis dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com.

Tahun ini, Telkom melakukan pemeringkatan terhadap 59 perguruan tinggi negeri dan 492 perguruan tinggi swasta. Jumlah kampus meningkat pesat dari lima tahun lalu yang hanya berjumlah 75 kampus.


Dalam rilis resmi dari pihak UI disebutkan, TeSCA – The ICT’s Smartests Campus 2013 ditentukan berdasarkan sebelas indikator, yaitu:

1. tingkat konektivitas dari ICT yang digunakan, 
2. kelengkapan materi ICT, 
3. standar aplikasi (software) yang digunakan, 
4. kualitas literasi dosen dan visual yang menggunakan ICT, 
5. kebijakan yang mendukung ICT di kampus, 
6. manfaat ICT yang ada untuk masyarakat, 
7. partisipasi kampus dalam pendidikan nasional, 
8. ketersediaan sharing resource,
9. fasilitas komputer yang memadai untuk penerapan ICT, 
10. penggunaan media IT yang ramah lingkungan, dan
11. nilai penggunaan ICT yang ada untuk kegiatan penelitian yang berguna bagi masyarakat di sekitar kampus.

UI raih tiga 'awards'

Dalam TeSCA 2013 ini, UI sendiri meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu sebagai Universitas Terbaik, Perguruan Tinggi Terbaik Wilayah Jawa dan Universitas 10 Terbaik Nasional.

Kepala Pengembangan dan Pelayanan Sistem Informasi (PPSI) UI Prof. Riri Fitri Sari mengatakan ini adalah pencapaian UI untuk ke-5 kalinya sebagai "The Smartest Campus" di Indonesia. Menurutnya, UI memang berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika yang kian familiar dengan solusi teknologi informasi dan komunikasi.

"Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pengajaran, dan pengabdian masyarakat. Di samping itu kebijakan, strategi dan upaya untuk menerapkan Green Computing dan peningkatan layanan untuk perangkat bergerak terus dilakukan. Bandwidth, infrastruktur dan aplikasi senantiasa untuk terus ditingkatkan dan dipelihara," demikian tertulis.

Berikut ini, 10 besar kampus terbaik menurut TeSCA 2013 kategori nasional:

1. Universitas Indonesia
2. Universitas Gunadarma
3. Institut Teknologi Bandung
4. Universitas Padjajaran
5. Universitas Airlangga
6. STMIK AMIKOM Yogyakarta  
7. Universitas Bina Nusantara
8. Universitas Komputer Indonesia
9. Universitas Gajah Mada
10. Universitas Kristen Duta Wacana

Sumber : kompas.com

Analisis:

Jadi menurut analisi saya Universitas Indonesia (UI) memang pantas sebagai Universitas terbaik se Indonesia karena system pendidikan dsana memang bagus dan nilai para mahasiswa nya memang tinggi – tinggi, untuk masuk ke sana pun membutuhkan nilai yang tinggi dan tidak semua orang bisa mudah masuk kesana, tetapi yang patut saya banggakan adalah Universitas Gunadarma masuk di posisi ke 2 sebagai kampus saya sendiri.

Senin, 29 April 2013

Contoh Tulisan Ilmiah Populer

SAMSUNG RESMI UMUMKAN GALAXY TAB 3

Penulis: Deliusno | Senin, 29 April 2013 | 16.21 WIB



Tanpa adanya gembar-gembor dan konferensi pers besar-besaran, Samsung merilis produk tablet terbarunya, Galaxy Tab 3, Senin (29/4/2013). Perangkat ini akan menggunakan layar berukuran 7 inci dan menggunakan sistem operasi Android versi 4.1 (Jelly Bean).
Dari sisi ketebalan, Samsung Galaxy Tab 3 terlihat lebih tipis dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Galaxy Tab 2. Produk terbaru Samsung memiliki ketebalan 9,9mm, sedangkan Galaxy Tab 2 hadir dengan tebal 10,5mm.
Meskipun begitu, ketebalan tersebut masih jauh dari produk tablet berukuran 7,9 inci buatan Apple, iPad Mini yang memiliki ukuran tebal 7,2mm.

Dikutip dari Slashgear, Senin (29/4/2013), dari sisi prosesor, Galaxy Tab 3 mengalami peningkatan dari segi kecepatan dari pendahulunya. Produk ini akan menggunakan prosesor yang lebih kencang, yaitu dual-core 1.2GHz.

Sekadar informasi, Galaxy Tab 2 dipersenjatai dengan prosesor dual-core 1GHz.

Dari segi spesifikasi lainnya, Galaxy Tab 3 sama seperti pendahulunya. Produk ini akan hadir dengan RAM 1GB, resolusi layar 1024x600 piksel, Bluetooth, WiFi, baterai 4,000mAh, kamera 3 megapiksel di bagian belakang, dan 1,3 megapiksel di bagian depan.

Tablet ini juga akan tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yaitu 8GB dan 16GB. Merasa kapasitas tersebut masih terlalu kecil? Para pengguna dapat menggunakan kartu microSD dengan kapasitas hingga 64GB di slot yang telah disediakan.
Selain itu, perusahaan asal Korea Selatan tersebut nantinya akan meluncurkan dua versi dari perangkat Galaxy Tab 3 ini, yaitu versi WiFi only dan juga WiFi + koneksi 3G.

Hingga saat ini, Samsung masih belum mengumumkan harga dari perangkat Galaxy Tab 3 ini. Namun, Samsung telah membeberkan, akan meluncurkan secara global versi WiFi dari perangkat ini pada bulan Mei 2013 dan model 3G (HSPA+) pada bulan Juni 2013.

Dengan layar berukuran 7 inci, Galaxy Tab 3 akan berhadapan langsung dengan tablet Android lainnya, Nexus 7. Perangkat tersebut juga akan menjadi lawan yang tangguh untuk perangkat tablet Apple iPad Mini. Kira-kira, dapatkah Galaxy Tab 3 bersaing dengan kedua perangkat tersebut? Mari tunggu saja.


Kualitas Karya Tulis


Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :
    a.  Topik yang menarik
    b.  Mudah dipahami oleh pembaca

Penjelasan :
a.    Topik yang menarik
Apa itu topik?  Dan topik seperti apa yang dikatakan menarik? Topik adalah inti utama dari seluruh isi tulisan yang hendak disampaikan atau hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis membuat tulisan. Jadi menurut saya yang dikatakan topik yang menarik itu adalah inti atau maksud dari tulisan yang kita sampaikan tidak basi sehingga dapat membuat orang (pembaca) tertarik dan penasaran serta tanpa kita perintah mereka mengikuti atau mencari tahu perkembangan terhadap topik karya tulis kita. Dan topik yang dikatakan menarik memiliki faktor diantaranya :
·         Peristiwa apa yang terjadi ketika karya tulis dibuat?
·         Tokoh dalam peristiwa tersebut?
·         Bagaimana peristiwa itu terjadi?
·         Kapan dan dimana peristiwa itu terjadi?

b.    Mudah dipahami oleh pembaca
Artinya maksud dari karya tulis yang kita buat dapat tersampaikan dan dimengerti dengan baik oleh pembaca. Mudah dipahami atau tidaknya oleh pembaca dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya :
·         Penulisannya
Penulisannya simple, padat dan berisi. Maksudnya tidak terlalu banyak tulisan yang membuat pembaca menjadi jenuh dan bosan sehingga membuat pembaca tidak tertarik lagi untuk melanjutkan membaca.
·         Gaya bahasa
Menggunakan gaya bahasa yang baik dan benar, tidak menggunakan bahasa asing (tidak dimangerti oleh pembaca) seperti bahasa gaul, alay, dll.
·         Cara penyampaian
Menyampaikan maksud dari karya tulis kepada pembaca tidak berbelit-belit dan berfokus kepada inti pembicaraan.

Minggu, 31 Maret 2013

Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi


Sejak kecil, kita sudah mempelajari bahasa secara sendiri, tanpa ada yan mengajari. Kita bisa belajar sedikit demi sedikit. Bahasa yang dituliskan ataupun yang dilafalkan pasti memiliki makna. Melalui bahasa kita dapat menuangkan ide atau gagasan yang kita pikirkan.Bahasa merupakan dasar segala kegiatan yang kita lakukan.

Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

1. Pengertian Bahasa

Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.

2. Ciri Bahasa

Ciri-ciri dari bahasa adalah:

a. Sistematik.
b. Arbiter.
c. Vokal.
d. Bermakna.
e. Komunikatif.
f. Ada di masyarakat.



Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus

A. Fungsi bahasa secara umum

- Sebagai alat untuk berkespresi

Contohnya;mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.

Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada dan pikiran kita, sekurang-kurangnya dapat memaklimkan keberadaan kita. Misalnya seperti seorang penulis buku, mereka akan menuangkan segala seseuatu yang mereka pikirkan ke dalam sebuah tulisan tanpa memikirkan si pembaca, mereka hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri.

Sebenarnya ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

(1) Agar menarik perhatian orang lain terhadap kita;

(2) Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

- Sebagai alat komunikasi

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4). Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain.

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.

Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”. Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum..Dengan kata lain, kata besar atau luas,dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata makro akan memberikan nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.

Contohnya : Kata griya, misalnya lebih sulit dipahami dibandingkan kata rumah atau wisma. Dengan kata lain, kata besar, luas, rumah, wisma, dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum.

Hari minggu 31 maret 2013 jam 18:53

Contoh Menggunakan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar


Contoh menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar


Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan bahasa yang baku.


Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik.

Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku Contoh :


Apakah kamu ingin menyapu rumah bagian belakang ?


Apa yang kamu lakukan tadi?


Misalkan ketika dalam dialog antara seorang Guru dengan seorang siswa


Pak guru : Rino apakah kamu sudah mengerjakan PR?


Rino : sudah saya kerjakan pak.
Pak guru : baiklah kalau begitu, segera dikumpulkan.


Rino : Terima kasih Pak

Kata yang digunakan sesuai lingkungan sosial

Contoh lain dari pada Undang-undang dasar antara lain :

Undang-undang dasar 1945 pembukaan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkeadilan.

Dari beberapa kalimat dalam undang-undang tersebut menunjukkan  bahasa yang sangat baku, dan merupakan pemakaian bahasa secara baik dan benar.

Contoh lain dalam tawar-menawar di pasar, misalnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan kegelian, keheranan, atau kecurigaan. Akan sangat ganjil bila dalam tawar -menawar dengan tukang sayur atau tukang becak kita memakai bahasa baku seperti ini.

(1)   Berapakah Ibu mau menjual tauge ini?

(2)   Apakah Bang Becak bersedia mengantar saya ke Pasar Tanah Abang dan berapa ongkosnya?

Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di atas, kalimat
(3) dan (4) berikut akan lebih tepat.

(3)   Berapa nih, Bu, tauge nya?

(4)   Ke Pasar Tanah Abang, Bang. Berapa?

Dari contoh diatas perbedaan antara bahasa yang baku dan non baku  dapat terlihat dari pengucapan dan dari tata cara penulisannya. Bahasa indonesia baik dan benar merupakan bahasa yang mudah dipahami,  bentuk bahasa baku yang sah agar secara luas masyarakat indonesia berkomunikasi menggunakan bahasa nasional. Contoh pada

“Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”, demikianlah bunyi alenia ketiga sumpah pemuda yang telah dirumuskan oleh para pemuda yang kemudian menjadi pendiri bangsa dan negara Indonesia. Bunyi alenia ketiga dalam ikrar sumpah pemuda itu jelas bahwa yang menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia adalah bahasa Indonesia. Kita sebagai bagian bangsa Indonesia sudah selayaknya menjunjung tinggi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Paragraph dibawah ini cuplikan gaya bahasa yang dipakai sesuai dengan EYD dan menggunakan bahasa baku atau bahasa ilmiah bukan kata popular dan bersifa objektif, dengan penyusunan kalimat yang cermat.

Dalam paradigma profesionalisme sekarang ini, ada tidaknya nilai informative dalam jaring komunikasi ternyata berbanding lurus dengan cakap tidaknya kita menulis. Pasalnya, selain harus bisa menerima, kita juga harus mampu memberi. Inilah efek jurnalisme yang kini sudah menyesaki hidup kita. Oleh karena itu, kita pun dituntut dalam hal tulis-menulis demi penyebaran informasi. Namun persoalannya, apakah kita peduli terhadap laras tulis bahasa kita. Sementara itu, yakinilah, tabiat dan tutur kata seseorang menunjukkan asal-usulnya, atau dalam penegasan lain, bahasa yang kacau mencerminkan kekacauan pola pikir pemakainya. Buku ini memperkenalkan langkah-langkah pragmatic yang Anda perlukan agar tulisan Anda bisa tampil wajar, segar, dan enak dibaca
Hari minggu 31 maret 2013 pukul 18:59


Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi


Sejak kecil, kita sudah mempelajari bahasa secara sendiri, tanpa ada yan mengajari. Kita bisa belajar sedikit demi sedikit. Bahasa yang dituliskan ataupun yang dilafalkan pasti memiliki makna. Melalui bahasa kita dapat menuangkan ide atau gagasan yang kita pikirkan.Bahasa merupakan dasar segala kegiatan yang kita lakukan.

Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

1. Pengertian Bahasa

Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.

2. Ciri Bahasa

Ciri-ciri dari bahasa adalah:

a. Sistematik.
b. Arbiter.
c. Vokal.
d. Bermakna.
e. Komunikatif.
f. Ada di masyarakat.



Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus

A. Fungsi bahasa secara umum

- Sebagai alat untuk berkespresi

Contohnya;mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.

Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada dan pikiran kita, sekurang-kurangnya dapat memaklimkan keberadaan kita. Misalnya seperti seorang penulis buku, mereka akan menuangkan segala seseuatu yang mereka pikirkan ke dalam sebuah tulisan tanpa memikirkan si pembaca, mereka hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri.

Sebenarnya ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

(1) Agar menarik perhatian orang lain terhadap kita;

(2) Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

- Sebagai alat komunikasi

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4). Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain.

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.

Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”. Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum..Dengan kata lain, kata besar atau luas,dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata makro akan memberikan nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.

Contohnya : Kata griya, misalnya lebih sulit dipahami dibandingkan kata rumah atau wisma. Dengan kata lain, kata besar, luas, rumah, wisma, dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum.

Hari minggu 31 maret 2013 jam 18:53

Jumat, 15 Maret 2013

Pengalaman Membangun Sistem Informasi


                 Dalam membangun system informasi saya biasa menggunakan aplikasi C++, pascal, Visual Basic atau Dream Weaver. Dan dalam membangun system informasi biasa nya saya mencoba membuat tampilan web dengan menggunakan aplikasi Dream Weaver, karena menurut saya aplikasi tersebut cukup dasar bagi pemula seperti saya.
                
                 Dalam membuat tampilan web, biasa nya saya mencari inspirasi dari google, dengan melihat blog atau media  - media social networking yang bisa menjadi dasar dari inspirasi saya, awal mula saya membuat web saya membuka notepad yang memang untuk memasukkan codingan nya lalu awal nya saya  membuat table dengan mengatur, rows , coloumns dan widht setelah itu saya memasukkan kata – kata yang yang menjadi hyperlink untuk nanti nya terbuka pada tab selanjut nya, lalu agar tampilan nya lebih menarik, saya menambahkan gambar untuk background web nya lalu saya tambahkan gambar – gambar kecil yang bergerak dengan menggunakan flash agar tampilan nya lebih bagus, lalu pada kata – kata tertentu saya membuat nya berkedip (blink) atau berjalan (marquee) dan menu – menu lain untuk memperbagus tampilan web saya.
               
                    Dalam membuat web dengan menggunakan dreamweaver saya juga cukup kesulitan mencari cara – cara untuk menambahkan animasi atau mengatur posisi – posisi kata – kata maupun gambar, tapi menurut saya jika di geluti secara serius, membuat web sangat berguna untuk kedepan nya nanti, dan sementara saya membuat web hanya untuk mencoba  - coba dan belum di geluti secara serius.



nama : Mochammad Aditya Kurniawan
npm : 14110449
kelas : 3KA17