Rabu, 13 November 2013

Rupee, Anjing Pertama yang Mendaki Gunung Everest

KATHMANDU, KOMPAS.com — Seekor anjing telantar yang diselamatkan dari tumpukan sampah di India tercatat dalam sejarah sebagai anjing pertama yang berhasil mendaki Gunung Everest, Nepal.

Mantan pegolf profesional, Joanne Lefson, mengatakan, dia menemukan anjing yang kemudian diberi nama Rupee itu di sebuah kota pegunungan India, Leh, pada September lalu.

"Dia terlihat kurus dan sepertinya belum makan selama beberapa hari. Saya tak bisa membiarkannya begitu saja," kenang Joanne.

Joanne kemudian merawat Rupee hingga kembali sehat. Setelah diberi makan berkadar protein tinggi, berat badan Rupee berlipat dua hanya dalam satu bulan. Setelah memeriksakan Rupee ke dokter hewan, Joanne memutuskan membawa anjing itu untuk melakukan ekspedisi bersamanya.

Ekspedisi bertajuk "Expedition Mutt Everest 2013" itu dimulai di kota Lukla, Nepal, pada 14 Oktober lalu. Ekspedisi ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap hewan telantar dan mendorong program adopsi hewan telantar.

Joanne dan Rupee bersama-sama mendaki melewati banyak jembatan dan jalanan pegunungan. Sesekali mereka harus menghindari tanah longsor dalam perjalanan. Meski sempat nyaris mati di tumpukan sampah beberapa pekan sebelumnya, Rupee tak mengalami kesulitan berarti dalam perjalanan mendaki Everest.

"Dia sangat menyukai salju, dia bahkan memakan salju itu, dia bermain salju. Jika saya biarkan, maka dia akan tidur di atas salju," ujar Joanne.

Ikut serta dalam perjalanan ini, Dev Argarwel, sineas asal Mumbai, yang setuju untuk merekam ekspedisi unik tersebut. Bersama para porter dan penunjuk jalan, Joanne dan Rupee berhasil mencapai base camp di ketinggian 5.364 meter hanya dalam waktu 10 hari.

"Banyak turis yang mendaki Everest saat itu dan mereka tak percaya seekor anjing sedang menuju ke base camp. Mereka menyesal tak membawa anjing mereka ikut serta," ujar Joanne.

"Saya sangat bangga dengan Rupee. Terkadang saya memang harus menggendongnya, tetapi lebih sering dia yang berjalan di depan," pungkas Joanne.

Kini Rupee tinggal bersama Joanne di Afrika Selatan. Joanne tengah meluncurkan bukunya yang berkisah tentang Oscar, anjing peliharaannya, yang menemani dia berkeliling dunia.

Sumber : kompas.com

Cara ganti PIN BBM atau BB ID di Android

Jakarta (ANTARA News) -  Jika Anda sudah menginstal aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) di perangkat smartphone Android mungkin ada yang berpikiran untuk mengganti PIN, BlackBerry ID (BB ID) atau mengganti alamat email yang digunakan saat mendaftar.

Ada beberapa alasan. "PIN BBM saya jelek," kata seorang pengguna Android yang baru saja menginstall aplikasi BBM di perangkatnya.

Sementara pengguna Android lainnya ingin mengganti BB ID, pasalnya saat mendaftar ia menggunakan alamat email asal atau yang tidak biasa digunakan, sehingga ia ingin menggunakan satu alamat email saja agar mudah diingat.

Alasan lainnya pengguna Android lainnya yang juga pengguna BlackBerry (BB) ingin agar kontak yang ada di BB bisa berpindah ke Android.

Langkah untuk melakukannya cukup mudah. Untuk pengguna Android Jelly Bean maka langkah pertama adalah pilih "Setting", lalu "Apps". Kemudian cari aplikasi BBM , dan klik "Clear data".

Tapi hati-hati karena hal ini akan menghapus secara permanen file, setting, akun dan data Anda yang terkait dengan BBM.

Selanjutnya keluar dari "Setting" dan kembali jalankan aplikasi BBM.

Tampilan yang muncul adalah seperti pertamakali mengunduh BBM, yakni anda diminta untuk memasukan alamat email.

Jika ingin mengganti PIN maka silakan mendaftarkan alamat email baru dan tentu Anda harus mengantri kembali sampai memperoleh konfimasi dari BB agar dapat melakukan langkah selanjutnya. Jika PIN yang diperoleh kembali jelek maka ulangi proses dari awal lagi. Artinya, perlu beberapa alamat email.

Langkah ini juga bisa dilakukan jika Anda ingin agar alamat email yang terdaftar adalah alamat email yang Anda gunakan sehari-hari. Maksudnya agar mudah diingat dan tidak banyak mempunyai alamat email. Hal ini bisa terjadi karena mungkin saat pertama mendaftar menggunakan alamat email asal atau yang tidak  biasa digunakan.

Sementara jika Anda telah mempunyai BB dan Android, ingin agar "Kontak" yang ada di perangkat BB diimpor ke Android maka tinggal masukan email BB ID Anda yang telah terdaftar di BB. Namun perlu diingat PIN BBM di Android dan di BB berlainan walau menggunakan BB ID yang sama. Hal ini karena satu BB ID hanya dapat digunakan di satu perangkat saja.

Sumber : antaranews.com

Kamis, 24 Oktober 2013

Sehari, BBM Android dan iPhone Diunduh 10 Juta Kali

BALI, KOMPAS.com — Aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) resmi tersedia untuk toko aplikasi iOS dan Android pada Selasa (22/10/2013). Dalam waktu 24 jam, aplikasi tersebut sudah diunduh sebanyak 10 juta kali.

BlackBerry mengklaim BBM menempati peringkat teratas aplikasi gratis yang banyak diunduh di Apple App Store di 75 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Indonesia.

Respons yang baik juga diterima dari pengguna Android. Aplikasi pesan instan tersebut memperolehrating 5 bintang di Google Play Store dari 87 ribu penggunanya.

“Peluncuran BBM untuk Android dan iPhone ini sangat menakjubkan. Aplikasi mobile messagingmemiliki kekuatan di pasar dan membuka peluang besar bagi BBM," ungkap Andrew Bocking, Executive Vice President BBM di BlackBerry.

Ketika meluncurkan BBM, BlackBerry mendistribusikannya secara bertahap dan acak ke pengguna Android dan iPhone sehingga membuat sebagian besar pengguna harus mengantre saat hendak mengunduhnya. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik yang besar ke server BlackBerry.

Aplikasi BBM lintas platform bisa digunakan secara gratis di ponsel Android, tidak untuk tablet, yang menggunakan Android 4.0 ke atas dan iPhone dengan iOS versi 6 ke atas.

Pengguna iPhone dan Android dapat memanfaatkan BBM untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak.

Sumber : kompas.com

Jangan Hilangkan Ikon BBM di Android!

KOMPAS.com — Sudah menggunakan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android? Jika sudah, maka Anda pasti sudah menyadari bahwa terdapat sebuah ikon BBM yang selalu muncul di bagian notifikasi atau kiri atas layar.

Ikon tersebut menandakan, aplikasi BBM ini terus berjalan di
 background.

Permasalahannya, banyak pengguna yang merasa kurang nyaman dengan selalu hadirnya ikon tersebut. Untuk menanggapi ketidaknyamanan ini, BlackBerry akhirnya memberikan sebuah solusi, pengguna diizinkan untuk mematikan atau menghilangkan ikon ini.

Namun, dengan dihilangkannya ikon dari layar, muncul sebuah permasalahan baru. Pengguna bisa saja tidak menerima semua notifikasi pesan dari aplikasi tersebut.

Mengapa bisa? Seperti dikutip dari
 AndroidBeat, Kamis (24/10/2013), saat ikon dimatikan, sistem bisa saja "membunuh" aplikasi, tanpa diketahui pengguna. Tujuannya untuk memberikan ruang tambahan di RAM. Oleh karena itulah, pada saat tidak aktif, aplikasi tidak bisa mengeluarkan notifikasi.

Penjelasannya seperti ini, Google memiliki sebuah peraturan untuk tiap aplikasi yang ada di Android. Google mengharuskan setiap aplikasi yang ingin terus berjalan di
 background untuk memberikan sebuah penanda. Dalam kasus BlackBerry, perusahaan asal Kanada ini menggunakan penanda berupa ikon BBM. 

Sekadar informasi, peraturan tersebut diadakan untuk "melawan" aplikasi yang terus menghabiskan baterai atau aplikasi yang terus aktif tanpa disadari oleh pengguna. Dengan adanya penanda ini, pengguna diharapkan mengetahui aplikasi apa saja yang sedang berjalan di
 background. 

Saat penanda itu aktif, sistem tidak akan menutup aplikasi, meskipun sedang membutuhkan RAM tambahan. Apabila penanda tersebut dinonaktifkan, maka aplikasi sebenarnya masih berjalan.
 

Namun, saat sistem membutuhkan RAM tambahan, aplikasi tersebut bisa saja dimatikan secara otomatis, tanpa pemberitahuan ke pengguna. Dalam kasus ini, ada kemungkinan sistem menutup atau mematikan aplikasi BBM sehingga aplikasi tidak dapat memberikan notifikasi lagi.

Bagaimana cara agar aplikasi terus mengirimkan notifikasi? Jawabannya sangat sederhana. Untuk sementara ini, sebaiknya jangan pernah menghilangkan logo BBM dari layar perangkat Android Anda.

Sumber : kompas.com

Cara Pakai BBM di Android

JAKARTA, KOMPAS.com - BlackBerry akhirnya menepati janjinya. Perusahaan asal Kanada ini telah "melepas" salah satu fitur andalannya, BlackBerry Messenger (BBM) ke platform lain, yaitu Android dan iPhone. 

Aplikasi BBM untuk Android sendiri dirilis di toko aplikasi Google Play Store pada hari Selasa, 22 Oktober 2013, terlambat sekitar satu bulan dari waktu yang direncanakan. Sejatinya, aplikasi ini sudah bisa dinikmati pada 21 September lalu.

Saat
 KompasTekno menjalankan aplikasi ini untuk pertama kali setelah di-install, BBM  menampilkan laman konfirmasi e-mail terlebih dahulu. 

Pengguna yang sudah mendaftar sebelumnya di BBM.com, bisa langsung menggunakan aplikasi ini, setelah memasukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia.

Sementara, bagi yang belum mendaftar, harus mengantre terlebih dulu untuk mendapatkan hak akses ke aplikasi. Cara untuk mendaftarnya cukup mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia.
 

Ketika giliran pengguna yang bersangkutan sudah tiba, BlackBerry akan mengirim e-mail dan pengguna diminta kembali mengonfirmasi lewat aplikasi BBM.

Setelah mendapat giliran, Anda akan dihadapkan dengan layar "Sign in". Untuk masuk ke aplikasi ini, dibutuhkan BlackBerry ID. Jika Anda sudah memiliki akun tersebut, langsung saja klik "Sign In" (klik kotak kedua di halaman tersebut), kemudian masukkkan ID beserta kata sandi. Setelah usai, pengguna sudah dapat langsung memanfaatkan semua fitur yang ada.
 

Jika belum memiliki BlackBerry ID, Anda bisa langsung membuatnya melalui pilihan pertama di halaman tersebut. Proses pembuatannya sendiri tidak terlalu sulit, cukup mengisi beberapa data, seperti alamat e-mail dan kata sandi. Setelah selesai, Anda bisa langsung menuju ke proses Sign In.

Setelah proses "Sign in" berhasil dilakukan, aplikasi ini akan memakan waktu beberapa menit untuk melakukan beberapa pengaturan. Sistem akan memindahkan daftar teman dari perangkat BlackBerry lama ke perangkat Android.
 

Waktu pemindahan ini akan berbeda di setiap perangkat. Apabila BlackBerry ID yang dimasukkan terdiri dari puluhan hingga ratusan kontak, dijamin prosesnya akan lebih lama, dibanding ID yang hanya memiliki sedikit kontak.
 

Sementara, bagi BlackBerry ID baru, proses pengaturan ini tidak akan berjalan lama.
Setelah Log In

Di bagian paling bawah, terdapat lima buah tombol, yang terdiri dari Chat, Contact, dan Group. Dua tombol di paling kanan dan kiri digunakan untuk membuka menu tambahan.

Apabila pengguna menekan tombol Chat, maka akan ditampilkan sejarah percakapan yang telah terjadi. Jika tombol Contact ditekan, aplikasi ini akan menampilkan daftar kontak. Sedangkan, tombol Group akan menampilkan daftar grup tempat Anda bergabung.

Apabila tombol paling kiri ditekan atau pengguna menggeser layar ke arah kanan, akan keluar menu
bar baru. Menu ini terdiri dari chat apa saja yang sedang aktif, Contacts, Groups, Update dari kontak BBM, dan undangan yang diterima atau dikirimkan untuk menambah teman ke daftar kontak.

Sementara, tombol paling kanan akan membawa pengguna ke menu
 bar lain yang terdiri dari, Help, Setting, mengundang teman ke BBM, chat bersama dengan beberapa orang sekaligus dalam satuwindow, mengirim broadcast message, dan memulai chat.

Chatting

Untuk
 chatting, Anda cukup memilih teman yang ingin diajak mengobrol melalui daftar kontak atau memilih tombol memulai chat yang berada di menu bar paling kanan. 

Ada lima tombol yang disediakan oleh BlackBerry di layar Chatting ini, yaitu kembali, mengundang pengguna lain untuk bergabung dalam percakapan, melampirkan file, kirim, dan menu bar tambahan.

Pengguna bisa memasukkan pesan mereka di sebuah kotak yang bertuliskan "Enter a message". Untuk mengirimkannya, langsung saja tekan tombol Send yang berada di deretan menu bawah.

Apabila pesan berhasil dikirim, akan ada ikon bertuliskan huruf D
 (delivered). Jika sudah dibaca, ikon tersebut akan berubah menjadi R (read). 

Di sebelah kotak memasukkan pesan, ada menu Smiley atau emotikon. Menu ini berbentuk emotikon wajah tersenyum berwarna kuning. Dengan menekan tombol tersebut, pengguna akan dihadapkan dengan berbagai emotikon berciri khas BBM.

Apabila menekan tombol menu bar, yang terletak di pojok kanan bawah, ada beberapa pilihan menu baru, seperti menambah orang ke percakapan, lampiran file, kirim, Ping, menyalin perbincangan, dan mengakhiri perbincangan.

Android rasa BlackBerry 10

BlackBerry tampaknya benar-benar ingin "memindahkan" pengalaman
 platform BlackBerry 10 ke Android, melalui aplikasi BBM untuk Android ini. Aplikasi ini memiliki desain yang mirip dengan BBM di BlackBerry 10. 

Selain itu, BlackBerry juga membawa
 ringtone khas BBM ke perangkat Android ini. Ringtone tersebut dapat diatur melalui menu Setting yang ada di menu bar paling kanan. Melalui layar setting ini pun, pengguna bisa mengatur lampu notifikasi. Apabila ada pesan, masuk maka lampu LED akan menyala. Ada beberapa pilihan warna yang bisa dipilih, seperti merah, putih, kuning, hijau, biru, dan lain-lain.

Di bagian ini pun, Anda bisa mematikan ikon BBM yang biasanya selalu akan muncul di bagian notifikasi atau di bagian kiri atas layar.

Mengundang teman baru ke daftar kontak dapat dilakukan tidak hanya melalui PIN saja. Kini pengguna bisa melakukannya dengan menggunakan
 barcode, e-mail, SMS, dan NFC.



Sumber : kompas.com

iPad Air Datang, iPad 2 Kok Bertahan?

KOMPAS.com - iPad 2 adalah tablet generasi ke dua dari Apple yang sudah cukup lama beredar, namun perangkat tersebut agaknya masih belum akan ditarik dari pasaran untuk beberapa waktu ke depan.

Menyusul kedatangan iPad Air, Apple mengentikan penjualan iPad generasi ke-4, tapi tidak demikian dengan iPad 2 yang akan terus dijual seharga 399 dollar AS untuk versi 16GB WiFi only.

iPad 2 sendiri pertama kali diperkenalkan dua setengah tahun lalu pada 2011. Perangkat ini memiliki prosesor Apple A5 dan layar 9,7 inci dengan resolusi 1024x768. Perangkat ini tertinggal tiga generasi dari iPad Air yang merupakan iPad generasi ke-5. 

Sistem operasi iPad 2 masih bisa diperbarui ke iOS7, meski kinerjanya tak akan sebagus perangkat-perangkat tablet penerusnya.

Langkah Apple mempertahankan iPad 2 sementara penjualan iPad generasi ke-4 dihentikan menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pihak. Don Reisinger dari Cnet berspekulasi bahwa hal itu kemungkinan dilakukan untuk mempertahankan profit.

Model-model iPad yang lebih baru (iPad generasi ke-3 dan ke-4) yang mengusung tipe layar retina display lebih mahal untuk diproduksi. Apabila harga iPad baru ini terpaksa dikurangi karena kedatangan iPad Air, margin profit Apple akan berkurang.

Solusinya adalah dengan mempertahankan iPad 2 di lini produk Apple. Tablet ini bukan hanya memberikan pilihan pada konsumen yang tak sanggup membelanjakan lebih dari 500 dollar untuk iPad Air, melainkan juga memaksimalkan margin untuk Apple dari tiap iPad 2 yang terjual.

Kompas.com

"Plants vs Zombies 2" Akhirnya Sambangi Android

KOMPAS.com - Dua bulan setelah dirilis secara eksklusif untuk platform iOS, game populer Plants vs Zombies 2 akhirnya dilepas untuk Android. 

Game perang melawan mayat hidup tersebut sudah bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store mulai hari ini, Kamis (24/10/2013).

Namun, tidak semua perangkat Android dapat digunakan untuk menjalankan game ini. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat menikmatinya. Syarat-syaratnya, seperti dikutip dari Polygon, perangkat pengguna harus berjalan di Android versi 2.3 (Gingerbread) atau versi lebih baru, memiliki RAM minimal sebesar 1 GB, dan prosesor ARMv7 dengan kecepatan 1.0 GHz atau lebih baik.

Plants vs Zombies 2 sebenarnya sudah dirilis di platform Android beberapa saat lalu. Namun, hanya beberapa negara tertentu saja yang bisa menikmatinya. Game ini untuk pertama kalinya dapat diunduh melalui Google Play China, kemudian menyusul ke Australia dan Selandia Baru, dan terakhir dilepas ke seluruh dunia pada hari ini.

Pihak PopCap memutuskan untuk merilis game tersebut secara bertahap di beberapa negara karena ingin melakukan beberapa pengujian terlebih dahulu. Pengujian ini dilakukan untuk menguji kapasitas server, mencari cara monetisasi, dan penyimpanan file game berbasis cloud.

Plants vs Zombies 2 untuk pertama kalinya dirilis untuk iOS pada Agustus 2013 lalu. Game ini mendapatkan respon yang sangat positif dari para pemain, terlihat dari besarnya jumlah unduhan game yang mencapai 25 juta kali hingga 2 September lalu. Ia juga mendapatkan nilai 4.5 dari 5 bintang di iTunes.

Plants vs Zombies 2 adalah game kasual yang menampilkan serangan zombie ke sebuah rumah. Pemain berperan sebagai pemilik rumah yang menempatkan tanaman anti-zombi di halaman rumah.

Di seri kedua ini, PopCap menambah beberapa senjata tanaman baru, tentunya dengan berbagai fungsi baru. Tidak hanya di halaman rumah, para pemain akan diajak berpetualang ke masa lalu, dengan mengunjungi piramida dan kapal bajak laut.

Berbeda dari seri pertama, PvZ 2 hadir secara gratis. Untuk monetize, PopCap menyediakan beberapa item "in-app purchase". Pemain memang tidak harus membeli, tetapi dengan adanya item tersebut para pemain dapat lebih mudah menyelesaikan game ini.

Sumber : kompas.com