Senin, 28 April 2014

Mourinho: Chelsea Selalu Menang atas Tim Juara

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menilai timnya layak menang atas Liverpool, pada pertandingan Premier League, di Anfield, Minggu (27/4/2014). Meski begitu, menurutnya, kemenangan itu tak memperbaiki peluang Chelsea menjuarai Premier League.

Kemenangan Chelsea ditentukan oleh gol Demba Ba pada menit ke-45 dan Willian, pada injury time. Dengan hasil itu, Chelsea duduk di peringkat kedua klasemen sementara Premier League dengan nilai 78 atau kalah dua angka dari Liverpool. 

Chelsea dan Liverpool sama-sama telah melakoni 36 pertandingan, atau dua pertandingan lebih banyak dari Manchester City yang duduk di peringkat ketiga dengan nilai 74. 

Bagi Chelsea, Pertemuan dengan Liverpool di Anfield, Minggu (27/4/2014) adalah yang kedua. Sebelumnya, mereka bertemu Liverpool di Stamford Bridge pada Desember 2013 dan meraih kemenangan 2-1. 

Chelsea juga sudah dua kali melawan City dengan rekor selalu menang, yaitu dengan skor 2-1 dan 1-0. 

"Sekarang kami dapat mengatakan bahwa kami memenangi dua laga melawan tim juara. Jika itu adalah Liverpool, kami memenangi keduanya. Jika itu City, kami juga memenangi keduanya," ujar Mourinho seperti dilansir BBC

"Jelas banyak orang berharap kami datang ke sini (Anfield) dan kalah 0-3 atau 0-5 seperti tim lain. Banyak orang berpikir bahwa mustahil mendapatkan hasil seperti ini. Tetapi, performa anak-anak luar biasa. Jadi, saya sangat senang kepada mereka dan para fans. Ini adalah spirit yang selalu diharapkan oleh Chelsea."

"Dengan tiga poin ini kami membutuhkan satu poin lagi untuk finis di urutan ketiga. Ini adalah musim yang bagus bagi kami dan banyak perubahan dalam tim ini. City dan Liverpool akan menjadi juara, jadi kami tidak perlu merayakannya," kata Mourinho.


sumber: kompas.com

Lampard: Siapa Pun Bisa Salah seperti Gerrard

Gelandang Chelsea Frank Lampard, menilai kesalahan yang dilakukan kapten Liverpool Steven Gerrard pada laga Premier League melawan timnya, di Anfield, Minggu (27/4/2014) bisa dialami semua pemain sehingga Gerrard tak layak disalahkan atas kekalahan Liverpool.

Laga itu berakhir 2-0 untuk Chelsea. Gol dicetak Demba Ba (45) dan Willian (90). 

Gol Ba berawal dari umpan Mamadou Sakho kepada Steven Gerrard. Gerrard tidak mengontrol bola dengan sempurna sehingga Ba berhasil mencuri bola. Ba kemudian menggiring bola dan menaklukkan Simon Mignolet dengan tembakan dari luar kotak penalti.

""Tentu, ini bisa dialami siapa saja. Apakah Liverpool akan memenangi liga atau tidak, itu tak mengurangi kualitasnya selama ini. Ia telah memimpin mereka sepanjang musim ini. Ini bukan momen yang bagus," ujar Lampard.

Dengan kemenangan atas Liverpool, Chelsea duduk di peringkat kedua dengan nilai 78 atau kalah dua angka dari Liverpool. Kedua kubu sama-sama telah melakoni 36 pertandingan. 

Sementara itu, di tempat ketiga ada Manchester City dengan nilai 77 dari 35 pertandingan.

Jika Liverpool dan City memenangi laga sisa, penentuan gelar juara akan didasarkan pada selisih gol. 

Saat ini, Liverpool memiliki rekor memasukkan-kemasukan 96-46, sementara City 93-35. Adapun Chelsea memiliki rekor memasukkan-kemasukan 69-26.


sumber : kompas.com

Pellegrini: Liverpool Kalah, City Bisa Mandiri

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, mengatakan timnya berpeluang menjuarai Premier League tanpa bergantung pada tim lain, setelah Liverpool kalah 0-2 dari Chelsea, Minggu (27/4/2014).

Beberapa saat setelah Liverpool kalah dari Chelsea, City menang 2-0 atas Crystal Palace, di Selhurst Park. Dengan begitu, City berada di peringkat ketiga dengan nilai 77 dari 35 pertandingan. Sementara tempat pertama dan kedua dihuni Liverpool (80 poin dari 36 laga) dan Chelsea (78 poin dari 36 laga). 

Jika City dan Liverpool sama-sama mengakhiri poin dengan nilai 86, penentuan gelar juara akan ditentukan oleh selisih gol, yang notabene bergantung pada performa tim masing-masing. 

Saat ini, Liverpool memiliki rekor memasukkan-kemasukan 96-46 gol, sementara City memiliki rekor memasukkan-kemasukan 93-35 gol. 

"Ini hari yang membahagiakan dan pertandingan yang sangat penting bagi kami. Sebelumya, kami bergantung kepada tim lain. Kini, kami seperti dua pekan lalu, hanya bergantung kepada diri sendiri," kata Pellegrini.

"Jelas, sebelum pertandingan (melawan Palace) kami bicara dengan pemain (soal kekalahan Liverpool dari Chelsea). Namun, kami tidak bisa melawan Palace dengan bergantung pada hasil laga Liverpool (melawan Chelsea). Kami perlu menang (atas Palace) sehingga sangat berkonsentrasi kepada laga kami."

"Penting mengawali laga dengan baik tetapi juga penting untuk tidak membiarkan Crystal Palace mencetak gol. Penampilan yang sangat profesional. Namun, ini belum berakhir. Kami masih memiliki tiga pertandingan sisa. Kita lihat tim mana yang terbaik," lanjutnya.


sumber : kompas.com

Bagaimana Nasib Purnajual dan Android Nokia?

Microsoft telah menyelesaikan pembayaran dalam mengakuisisi bisnis ponsel Nokia, yang kini berganti nama jadi Microsoft Mobile. Kendati demikian, perusahaan itu akan tetap mempertahanan portofolio ponsel Nokia, termasuk yang berbasis Android.

Hal ini diungkapkan mantan CEO Nokia yang kini memimpin unit bisnis perangkat keras Microsoft, Stephen Elop, dalam sebuah surat terbuka di blog resmi Nokia, Jumat (25/4/2014).

"Kami berkomitmen melanjutkan dukungan untuk ponsel fitur, keluarga Asha, dan perangkat keluarga Nokia X yang diumumkan dalam Mobile World Congress 2014 Februari lalu," tulis Elop.

Elop memang menyebutkan ponsel keluarga Nokia Asha dan Nokia X, tetapi ia tidak mengungkap masa depan ponsel keluarga Lumia yang selama ini paling rajin mengadopsi sistem operasi Windows Phone buatan Microsoft.

Peran Elop di Microsoft akan semakin luas karena ia menjabat sebagai Wakil Presiden Grup Perangkat Keras Microsoft. Elop juga akan bertanggung jawab atas perangkat konsolgame Xbox, tablet Surface, hingga aksesori.

Komitmen layanan kepada pengguna

Pengguna Nokia mungkin akan mempertanyakan layanan dan perbaikan ponsel di masa depan. Menanggapi hal itu, Nokia menjelaskan bahwa konsumennya akan tetap mendapat dukungan teknis dan layanan setelah Microsoft mengakuisisi bisnis ponsel Nokia.

"Garansi perangkat Anda benar-benar tidak terpengaruh oleh perubahan ini. Layanan pelanggan kelas dunia dan dukungan tim yang sama akan terus menjaga perangkat Anda,"tulis pihak Nokia.

Akuisisi ini akan membawa Microsoft menjadi produsen ponsel besar. Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates itu harus merogoh kocek 5 miliar dollar AS untuk mengakuisisi unit bisnis perangkat dan layanan Nokia. Sementara itu, untuk lisensi paten Nokia, Microsoft mengeluarkan uang sebesar 2,2 miliar dollar AS. Total dana yang dihabiskan oleh Microsoft adalah 7,2 miliar dollar AS.

Microsoft turut memboyong karyawan Nokia sebanyak 25.000 orang, lebih sedikit dari angka 32.000 yang direncanakan sebelumnya.

Sementara itu, Grup Nokia yang berkantor pusat di Finlandia, akan melanjutkan hidup sebagai perusahaan yang berkonsentrasi di tiga area bisnis: layanan peta digital dan lokasi (Nokia Here), pengembangan teknologi dan lisensi paten (Advanced Technologies), serta infrastruktur jaringan dan layanan telekomunikasi (Nokia Solutions and Networks).


sumber : kompas.com

Nokia Garap Android, tetapi Bukan "Smartphone"

Kabar Nokia akan meluncurkan ponsel pintar berbasis Android menyeruak beberapa hari belakangan. Bocoran fotonya bahkan sudah beredar di internet.

Meski baru sebatas rumor, banyak pihak percaya Nokia benar-benar akan meluncurkan ponsel Android yang memiliki nama kode "Normandy" pada tahun 2014 mendatang. Apa tanggapan Nokia?

Minggu lalu, Nokia membantah rumor tersebut. Seperti dikutip dari Pocket-lint, Senin (16/12/2013), Nokia menyatakan tidak akan membuat smartphone Android karena telah diakuisisi Microsoft, yang memiliki Windows Phone.
Divisi Nokia yang tidak ikut dibeli Microsoft memang dikabarkan telah mengembangkan prototipe perangkat Android. Salah satunya adalah tablet 7 inci dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 400.
Namun, divisi tersebut harus mengubur rencana mereka berikut prototipe-prototipenya karena salah satu klausul yang diajukan Microsoft adalah Nokia tidak boleh berjualan gadget buatan mereka sendiri dalam dua tahun ke depan.
Namun, usaha Nokia untuk memiliki perangkat Android dalam portfolionya tak sampai di situ saja. Setelah gagal di arena smartphone, Nokia akan mencoba menjajaki kemungkinan membuat wearable gadget, contohnya jam tangan pintar dengan sistem operasi Android.
Lebih spesifik lagi, Nokia ingin fokus pada layar fleksibel dan teknologi Augmented Reality dalam produk-produk wearable gadget-nya.
Waktu dua tahun yang dimiliki Nokia bisa dijadikan oleh tim riset dan pengembangan Nokia untuk membuat wearable gadget.

sumber : kompas.com

Markas Besar Nokia Akan Diambil Alih Microsoft

Nokia akan segera angkat kaki dari markas besarnya di Espoo, Finlandia. Langkah ini diambil begitu proses akuisisi unit Perangkat dan Layanan milik Nokia oleh Microsoft selesai dilaksanakan. 

Sekitar 32.000 karyawan Nokia yang tidak ditransfer ke Microsoft akan pindah ke kantor lain di wilayah Karaporrti, Finlandia.

Menurut Nokia, sebagian besar karyawan di Espoo adalah divisi Perangkat dan Layanan, maka gedung legendaris tersebut akan menjadi salah satu kantor cabang Microsoft. Transisi tersebut diharapkan sudah selesai pada kuartal pertama 2014. 

Menurut Nokia, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (22/11/2013), karyawan Nokia yang lain akan dipindahkan ke gedung milik Nokia lain, tak jauh dari Espoo. 

Gedung yang sebelumnya adalah kampus milik Nokia sendiri tersebut saat ini masih sedang direnovasi. Semua persyaratan yang dibutuhkan akan diselesaikan Nokia sebelum perpindahan personel.

Kantor Nokia di Espoo didirikan Nokia pada saat jayanya, di tahun 1990-an. Kala itu Nokia sangat kokoh di pasar ponsel dunia. Gedung berlapis kaca ini juga menjadi simbol kejayaan industri teknologi di Finlandia.

Microsoft telah mengumumkan bahwa Finlandia akan menjadi markas divisi Research & Development produk ponsel pintar mereka. 

"Kami hanya ingin meneruskan pekerjaan yang telah dilakukan selama ini, dan tidak ingin memindahkannya ke tempat lain," ujar CEO Microsoft Steve Ballmer saat pengumuman akusisi pada September lalu.

Dikutip dari Bloomberg (21/11/2013), para pemegang saham Nokia pada minggu ini telah setuju untuk melepas unit Device Nokia ke Microsoft senilai 7,3 miliar dollar AS.


sumber : kompas.com

Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar

Smartphone bisa digunakan untuk membantu mengerjakan banyak hal, mulai dari mengecek e-mail, membaca berita, memotret, hingga aktivitas dengan berbagai media sosial dan pesan instan. Sayangnya, dengan banyak fungsi tersebut, umur baterai masih menjadi kendala.
Rata-rata smartphone saat ini memiliki waktu pakai 4-5 jam jika digunakan secara intens. Tentunya waktu tersebut tidak cukup untuk menemani aktivitas penggunanya seharian. Berikut beberapa tips meng-charge smartphone yang baik dan benar agar baterai bisa berumur panjang.
Jangan dibiarkan habis total
Banyak yang mengatakan agar baterai smartphone sebaiknya dibiarkan habis terlebih dahulu sebelum di-charge kembali. Hal itu memang benar, tetapi itu hanya untuk baterai dengan bahan nikel, yang saat ini sudah mulai ditinggalkan, sehingga saran di atas sudah tidak relevan.
Smartphone-smartphone modern saat ini sudah menggunakan baterai berbahan litium-ion, yang cara perawatannya pun juga berbeda dari baterai bahan nikel.
Baterai smartphone sebaiknya dijaga agar daya yang disimpan di dalamnya tetap di atas 50 persen atau minimal 20 persen.

Meski begitu, sesekali daya baterai juga perlu "dikuras" hingga habis, misalnya sekali dalam sebulan untuk keperluan kalibrasi.

Jangan "di-charge" semalaman
Kebiasaan membiarkan baterai terhubung dengan charger semalaman sambil ditinggal tidur juga ternyata tidak baik. Walau beberapa charger bisa memutus arus listrik jika daya sudah terisi 100 persen, membiarkan baterai selalu berada dalam kondisi 100 persen terisi juga tidak baik.
Mengisi baterai sebentar saja hingga terisi penuh secara berkali-kali malah lebih baik untuk kesehatan baterai dibanding dibiarkan dalam kondisi nol persen atau 100 persen secara terus-menerus.
Baterai litium juga rawan jika dibiarkan sering kehabisan daya sebab baterai tersebut juga memiliki komponen yang bisa digunakan untuk merusak baterai sendiri untuk mencegah agar baterai tidak meledak. Walau tidak terjadi tiap hari, pengguna wajib waspada.
Hindari tempat yang panas
Hindarkan smartphone dari tempat-tempat yang panas, misalnya di dashboard mobil di bawah kaca depan mobil, walau smartphone dalam keadaan mati sekali pun. Sebab, panas yang terpapar bisa merusak baterai.
Baterai litium idealnya disimpan dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang bisa ditangani adalah antara minus 40 hingga 50 derajat celsius.

Langsung ke soket listrik
Menghubungkan baterai dengan charger melalui soket listrik adalah cara yang paling direkomendasikan. Walau saat ini diperkenalkan metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut juga menghasilkan panas yang tidak baik untuk baterai.
Metode menghubungkan charger dengan soket listrik juga lebih cepat dan aman jika dibanding menghubungkan smartphone dengan USB komputer atau laptop menggunakan kabel data/charger.

sumber : kompas.com